Minggu, 18 November 2012

Samsung pangkas investasi hardware, lebih fokus ke software


Samsung Electronics telah memangkas kembali investasi untuk fasilitas hardware dan komponen dan lebih memilih untuk mengalokasikannya pada pengembangan software. Samsung beralasan sangat tidak relevan mengalokasikan dana untuk pembangunan fasilitas baru di tengah resesi global. Sementara ekspansi di software dinilai banyak pihak untuk bisa segera bersaing dengan Apple dan Google.

Samsung membuat investasi sebesar 5,23 triliun won pada tahun 2009 dan kemudian secara dramatis meningkatkan investasi menjadi 21,6 triliun won di tahun 2010 dan 22,67 triliun won di tahun 2011. Namun, akumulasi investasi akumulasi ini berhenti di 18,48 triliun won sampai Q3 tahun ini. Penurunan terbesar dalam investasi ada pada unit semikonduktor sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada berkurangnya pasokan komponen untuk perusahaan elektronik dan IT secara global.

Namun dilain pihak, Samsung terus meningkatkan investasi di bidang software untuk mengakuisisi perusahaan software yang dinilai menguntungkan serta untuk merekrut tenaga ahli di bidang software. Pada awal Mei yang lalu, Samsung telah telah mengakuisisi mSpot, Inc, sebuah penyedia layanan konten mobile terkemuka berbasis cloud yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat, dengan harga sekitar 10 miliar won. Dan baru-baru ini Samsung juga merekrut tidak kurang dari 1000 tenaga software untuk bekerja pada laboratorium khusus yang didirikan di Silicon Valley, tidak jauh dari lokasi Apple dan Google.

Ekspansi perekrutan pegawai besar-besaran ini adalah untuk bekerja pada pengembangan software dan sistem operasi/platform software (OS), pengalaman pengguna (User Experience/UX), aplikasi, dll yang ditujukan untuk perangkat cerdas seperti smartphone, tablet, Smart TV, Smart Camera, dll. Samsung berharap investasi ini bisa melahirkan perubahan besar dan inovasi untuk bisa bersaing dengan perusahaan software global lainnya.

Para tenaga software ini akan bekerja di "Media Solution Center America (MSCA)", sebuah pusat R&D yang baru-baru ini didirikan oleh Samsung Electronics di Silicon Valley, Mountain View, California, Amerika Serikat. Menurut pejabat setempat, institut yang dibangun oleh Samsung ini berukuran 10 kali lebih besar dari institut software profesional yang ada di kawasan itu, dengan luas sekitar 8,5 hektar. "Silicon Valley adalah real estate yang sangat sibuk. Institut milik Samsung ini awalnya didirikan pada bulan November, namun karena urusan internal akan beroperasi awal tahun depan," kata pejabat setempat.

"R&D Center baru kami akan menyediakan lingkungan yang luar biasa untuk mendukung rencana kami untuk pertumbuhan strategis dan menarik karyawan terbaik," kata Jay Chang, presiden Samsung Information Systems America Inc. (SISA). "Perusahaan kami akan mendapatkan keuntungan dari lokasi yang dinamis, budaya dan keragaman bakat di wilayah tersebut."

Samsung Electronics Korea dikabarkan telah mengirimkan 200 insinyur software asal Korea dan akan merekrut lebih dari 800 orang tenaga software asal Amerika untuk bekerja pada penelitian dan pengembangan (R&D). Para eksekutif puncak Samsung Electronics seperti Yoon Boo-keun (Presiden dari divisi Consumer Electronics (CE)), Shin Jong-kyun/JK Shin (Presiden dari divisi Mobile dan IT), Kim Hyun-suk (executive vice president dari divisi Visual Display), Han Myung-sup (Kepala dari divisi Digital Imaging), dan pejabat lainnya telah mengunjungi pusat R&D baru ini dan siap untuk menjalin sinergi antara pusat R&D di Korea dan Amerika.

Hong Won Pyo, Senior Vice President dari Media Solution Center (MSC), pada Oktober lalu mengatakan bahwa pembangunan laboratorium software di Silicon Valley ditujukan untuk mempersiapkan daya saing software mobile dan sebagai basis maju untuk memperkuat peran kekuatan global dari software milik Samsung. "Untuk memperkuat daya saing software terutama di segmen enterprise maka diperlukan perluasan fungsi MSC ke Silicon Valley," kata seorang pejabat Samsung ketika ditanya soal MSC baru di Amerika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar