Jumat, 16 September 2011

Samsung akan luncurkan smartphone bada 2.0 di India bulan depan


Samsung rencananya akan meluncurkan tiga smartphone yang berjalan pada platform mobile bada 2.0 di India pada bulan Oktober. Samsung Wave 3, Wave M dan Wave Y yang berbasis bada 2.0 memiliki fitur Wi-Fi direct, yang memungkinkan dua perangkat Wi-Fi untuk berbagi file antara mereka sendiri tanpa terhubung ke jaringan Wi-Fi, unlimited multi-tasking serta kontrol suara untuk navigasi UI. Samsung Wave M dan Wave Y akan diluncurkan lebih dulu, sementara untuk Wave 3 di bulan November.

Seperti diketahui sebagian besar pengembangan bada berlangsung di fasilitas Samsung R&D di Bangalore, India, yang sekaligus juga menjadi fasilitas R&D terbesar Samsung yang ada di luar Korea. Dan Samsung hari ini menyelenggarakan Global Developer Day yang pertama untuk bada 2.0 di Bangalore. Banyak yang dibahas di pertemuan yang dihadiri ratusan pengembang lokal maupun mancanegara ini, diantaranya porting aplikasi dari iOS ke bada, Samsung Theme Designer baru dan pengembangan aplikasi berbasis flash yang berdiri sendiri. Tidak lupa Samsung juga membagi-bagikan salah satu smartphone yang sudah menjalankan platform bada 2.0 yaitu Samsung Wave M kepada para pengembang yang hadir. 

Di India, Samsung mengklaim pangsa pasar bada dan Android relatif hampir sama, meskipun di banyak negara lain momentum dari Android lebih terasa. "Mayoritas konsumen pertama kali melihat spesifikasi dan harga saat membeli sebuah smartphone, bukan OS," jelas Dipesh Shah, VP, Samsung India Software Operations, Bangalore.

Samsung kemarin (15/9) juga mengumumkan penguatan operasional manufaktur mobile-nya di negara ini dengan meningkatkan investasi dalam fasilitas manufaktur ponsel di Noida sebesar lebih dari US$ 70 juta untuk meningkatkan kapasitas unit produksi manufaktur mobile hingga tiga kali lipat dari sebelumnya. Samsung India mengoperasikan dua pusat R&D di Noida dan Bangalore untuk mendukung operasi bisnisnya di negara itu. Samsung India Software Operations, Pusat R&D yang ada di Bangalore mengembangkan Protocol dan Platform software untuk perangkat mobile. Insinyur R&D India bekerja untuk mengembangkan produk dan solusi terdepan untuk Samsung di berbagai bidang seperti 4G dan LTE.

"India adalah salah satu dari 3 pasar teratas Samsung Mobile di dunia dan kami berkomitmen untuk pasar ini dan konsumen India kami. Mengingat potensi yang kuat dari pasar ini, kami bekerja secara konsisten untuk memperkuat kehadiran kami di negara ini melalui portofolio ponsel yang sangat inovatif serta meningkatkan manufaktur dan operasional R&D," kata J S Shin, President & CEO, Samsung South West Asia saat pengumuman investasi ini.

Unit manufaktur Samsung Mobile Noida adalah unit manufaktur di luar Korea Samsung yang keenam yang ada di dunia. Di fasilitas Noida ini Samsung bisa menghasilkan model ponsel yang menitik beratkan pada fitur multimedia, dual SIM dan layar sentuh dengan dukungan 4000 karyawan ditambah 1500 karyawan yang baru direkrut serta mesin-mesin hi speed SMD yang canggih. Kompleks Noida yang berteknologi tinggi ini juga memfasilitas pembuatan produk high tech seperti TV Flat Panel dan TV Flat, Kulkas, mesin cuci dan airconditioners (AC) yang terpisah dari ponsel. Kompleks kedua manufaktur Perusahaan Kompleks di negara ini terletak di Sriperumbudur, dekat Chennai.

   Samsung Software Center Noida

Ranjit Yadav, country head, mobile and IT business, Samsung India, mengatakan dalam sebuah acara di New Delhi, "Fasilitas Samsung di Noida saat ini memproduksi ponsel multimedia, dual-SIM dan touchscreen, dan pada tahun ini kami akan mulai memproduksi handset Android dan bada juga."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar