Rabu, 16 Maret 2011

Apa yang baru dari bada 2.0 (dalam Perspektif Pengembang)?


Saat MWC 2011 di Barcelona, Samsung mengumumkan platform bada dalam versi baru 2.0. Berikut ini adalah info tentang apa yang baru di bada 2.0 yang dimuat di blog Pengembang Samsung.

Fitur baru yang paling menarik di bada 2.0 adalah bahwa bada akan mendukung multitasking (yang lebih kompleks). Saai ini belum terlihat bagaimana hal ini akan berubah pada akhirnya. Kita tahu multitasking selalu semacam kemampuan yang memungkinkan fleksibilitas untuk menjalankan beberapa aplikasi (dan berpotensi menghitung besaran aplikasi) pada waktu yang bersamaan di background dengan mempertimbangkan dampaknta terhadap kinerja dari sistem. Intinya, Samsung berharap bada memiliki “kinerja” sebuah platform mobile. Jadi, pengembang bada di Samsung akan memperkenalkan beberapa mekanisme yang akan mencegah aplikasi bada untuk berjalan lebih lanjut jika sumber daya sistem tidak tersedia cukup banyak untuk memulai. Pengembang Samsung juga sedang memikirkan tentang kemungkinan berbagai kategori aplikasi yang akan menikmati prioritas yang berbeda.

Hal besar berikutnya adalah dukungan untuk Near Field Communication (NFC). NFC telah berjalan di sekitar kita selama beberapa waktu – yang cukup lama. Namun penerapannya hampir seperti masalah menebak telur dan ayam siapa yang hidup terlebih dahulu. Penyedia layanan NFC berpendapat bahwa tidak ada handset di pasaran yang mendukung NFC, sementara produsen handset berpendapat bahwa tidak ada layanan NFC yang tersedia. Dalam rangka memecah kebuntuan ini, sekarang Samsung membuat langkah strategis dengan mengintegrasikan hardware NFC pada perangkat yang menjalankan platform bada.

Samsung juga telah bekerja pada pemberian kemungkinan lebih lanjut untuk memperkaya pengalaman pengguna. Bada 2.0 akan mendukung konversi speech-to-text (STT) dan text-to-speech (TTS). Samsung juga akan memberikan akses API untuk OpenAL library, yaitu 3D sound. Dengan ini Anda sebagai pengembang aplikasi secara program dapat menentukan sumber suara secara 3D. Dukungan baik untuk STT/TTS dan OpenAL akan membantu untuk meningkatkan penggunaan skenario yang lebih luas untuk aplikasi.

Dalam bada 1.x, Samsung menyediakan kontrol aplikasi yang dapat digunakan untuk memanggil aplikasi lain dari aplikasi bada. Gagasan ini akan diperluas di versi 2.0. Dalam versi terbaru ini akan memungkinkan untuk mengasosiasikan sebuah aplikasi bada dengan konten berdasarkan jenis MIME atau URI. Ini berarti bahwa sebuah aplikasi bisa didaftarkan untuk dipanggil untuk memakai jenis konten tertentu - katakanlah sebuah file mp3. Jika seorang pengguna ingin memakai konten, misalnya file mp3 untuk tetap dengan contoh kita sebelumnya, aplikasi yang sudah terdaftar bisa memakai jenis konten yang dipanggil. Jika ada beberapa aplikasi yang terdaftar, maka pengguna akan mendapat daftar untuk memilihnya.

Jika Anda adalah seorang yang terobsesi sebagai pengembang web, bada sekarang juga akan memberikan yang lebih bagi Anda. Dalam versi 2.0, bada akan mendukung kerangka JavaScript, HTML5 dan lebih dari 80 API dari standar WAC 2.0. Yang Anda perlu lakukan adalah mengunduh IDE baru yang memiliki wizard untuk penciptaan proyek yang akan memandu setiap langkah yang Anda lalui dan juga setelah selesai menciptakan kerangka semua aplikasi bada yang Anda butuhkan. Anda hanya perlu melakukan pengembangan aplikasi web Anda seperti biasanya dengan menggunakan JavaScript.


Fitur tambahan lain diantaranya adalah integrasi API yang memungkinkan Anda untuk membuat jaringan WiFi tidak hanya dalam mode infrastruktur, tetapi juga dalam mode ad hoc. Dengan ini Anda dapat membangun jaringan Wi-Fi P2P lokal yang keluar dari SDK yang secara harfiah tidak ada akibat apa-apa.

Samsung juga telah bekerja pada tool, dengan menambahkan tool seperti code coverage, atau performance analyser dan pada peningkatan kinerja pada beberapa tool yang ada.

Dalam hal upaya peningkatan pendapatan untuk pengembang aplikasi, Samsung akan terus meningkatkan fungsionalitas untuk mengintegrasikan iklan ke dalam aplikasi Anda dan terus-menerus bekerja pada perluasan jaringan mitra Samsung untuk tagihan pembelian aplikasi melalui pulsa operator.

Para pengembang Samsung saat ini sedang bekerja keras pada proses penciptaan generasi ke-2 dari platform kesayangan kita ini. Mereka berharap untuk bisa merilis versi beta pertama dari SDK pada akhir paruh pertama 2011. Dan mereka menyadari bahwa ini adalah pekerjaan yang tidak mudah dengan jadwal yang ketat. Sebagai pengguna kita cuma bisa bisa menghargai hasil karya mereka dan berharap hasilnya akan memenuhi ekspektasi kita yang tinggi pada masa depan bada.


Untuk lebih jelasnya bisa melihat di developer.bada.com. Untuk mengetahui konsep bada 2.0 selengkapnya bisa dilihat disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar