Rabu, 09 Februari 2011

Selain Samsung, Platform bada juga akan digunakan oleh Vendor Smartphone lainnya?


Google Android yang didukung banyak vendor adalah alasan utama mengapa Samsung Electronics berhasil menduduki peringkat lima teratas untuk vendor smartphone tahun lalu. Dengan smartphone berbasis Android seperti Galaxy S, Samsung muncul sebagai pesaing utama untuk Apple dan RIM di segmen smartphone yang tumbuh dengan cepat tahun lalu.

Meskipun sorotan utama tertuju pada smartphone berbasis Android, Samsung memiliki rencana besar untuk platform smartphone bada buatan mereka sendiri. Tahun lalu, smartphone berbasis bada dengan lima tipe model, terjual sekitar 5 juta unit, yang berarti menyumbang 25 persen dari total penjualan smartphone di pasar global. Angka ini setara dengan penjualan smartphone Symbian^3 yang sudah lama malang melintang di ranah smartphone serta lebih baik dari perangkat Windows Phone 7 yang cuma terjual 2 juta unit walaupun didukung oleh banyak vendor.

Untuk aplikasi memang masih dinilai kurang jika dibandingkan dengan iPhone atau Android mengingat bada masih sebagai platform baru, tapi ponsel berbasis bada berhasil memasuki pasar smartphone dengan sangat kompetitif. Terbukti dengan banyaknya pengembang besar yang mulai membangun aplikasinya untuk bada.

Samsung baru-baru ini memulai debut Wave II yang mengadopsi OS bada di Korea, mundur beberapa bulan dari rencana awal karena keberhasilan tak terduga dari Galaxy S yang berbasis Android di pasar lokal. Galaxy S telah terjual 2,6 juta unit dan berhasil melewati penjualan iPhone yang hanya 2 juta hingga Januari 2011. Samsung berharap smartphone bada secara perlahan akan bisa menggeser posisi smartphone Android di pasar lokal.


Berita baik untuk Samsung juga datang dari vendor  smartphone lokal lainnya yang menyatakan niat mereka untuk mengadopsi OS bada. Park Byeong-Yeop, chairman dari Pantech Group, vendor smartphone terbesar kedua setelah Samsung di Korea mengatakan ia lebih memilih menggunakan OS bada sebagai platform untuk smartphone mereka berikutnya dibanding platform lainnya, termasuk Android, jika Samsung mengizinkannya. Hingga saat ini hampir semua smartphone buatan Pantech memang masih menggunakan Android. JK Shin, kepala bisnis mobile di Samsung baru-baru ini menjawab bahwa mereka memang bermaksud untuk menawarkan OS bada untuk pembuat smartphone lainnya termasuk Pantech.

Baru-baru ini di Eropa juga terjadi penolakan oleh operator lokal terhadap smartphone yang berbasis Android. Berawal dari ucapan CEO Nokia, Stephen Elop, yang menyatakan bahwa mereka saat ini sedang mempertimbangkan untuk menggunakan OS lain selain milik mereka sendiri seperti Symbian dan Maemo/MeeGo untuk lebih bersaing di pasar smartphone. Menanggapi hal ini, beberapa operator lokal seperti Vodafone, Telefonica, France Telecom menyarankan Nokia untuk menjauhi Android. Opsi terbesar memang Windows Phone 7 untuk Nokia karena Stephen Elop bagaimanapun juga adalah mantan petinggi dari Microsoft sehingga lebih mudah dalam mengadopsi platform baru ini nantinya. Tetapi juga bukan hal yang tidak mungkin jika Nokia juga mengadopsi platform bada karena lebih fleksibel, bisa untuk smartphone high-end hingga low-end, serta tidak terlalu menuntut penggunaan hardware yang tinggi seperti kebiasaan smartphone Nokia selama ini.


Jika OS bada bisa menyebar ke vendor smartphone lain, Samsung bisa menjadi pesaing utama Google di segmen platform smartphone. Hasilnya tentu saja akan tergantung pada bagaimana ponsel berbasis bada bisa cepat menyebar ke seluruh dunia untuk pembentukan ekosistem yang lebih kuat. Perilisan smartphone bada di pasar Korea setidaknya akan menjadi ujian pertama untuk menilai apakah memang bada bisa menggusur Android nantinya. Lalu bagaimana dengan pendapat Anda? Silahkan mengutarakannya melalui komentar di bawah ini.

6 komentar:

rukawa mengatakan...

Saya lebih setuju klau OS BADA bs di adopsi oleh smartphone SonEr,,,

Anonim mengatakan...

Thank you for this article!
We hope more success for bada

Anonim mengatakan...

wah jgn dunk.. bada cm buat samsung aj.. biar kliatan premium gtu kayak iphone dgn iOS ny.. trus jg ntar klo bada d terapin d banyak merk smartphone takutny ga byk aplikasi yg kompatibel d semua device krn perbedaan hardware yg d gunakan.. klo cm d pke samsung aj kan pasti kompatibel d semua handset bada kecuali perbedaan versi os aj yg bikin ga kompatibel..

rukawa mengatakan...

)o,,,gitu,,,
Se7 deh,,,

dons mengatakan...

wah...klo bada di pake ma merek lain...jadinya gak exclusive lagi dong kaya apple...
ato kalo gak gitu...dibatesin aja untuk beberapa vendor gitu...jangan kaya android, symbian n windows dong...

Anonim mengatakan...

Bada Dari, Oleh dan Hanya untuk Samsung...
Maju trusssssssss dan Maksimalkan juga untuk Wave 525 dan sodaranya
biar gak terkesan di anak tirikan oleh Wave II

Posting Komentar