Rabu, 12 Desember 2012

Samsung Electronics umumkan strategi baru melalui tiga sistem utama

Pimpinan 3 bisnis utama Samsung Electronics: Kwon Oh-hyun (DS), Shin Jong-kyun (IM) dan Yoon Boo-keun (CE)

Samsung Electronics akan mengatur ulang bisnis utama mereka menjadi tiga unit kunci, yaitu Consumer Electronics (CE), IT & Mobile Solutions (IM) dan Device Solutions (DS) dalam rangka untuk lebih mengatasi perubahan yang cepat di lingkungan pasar global. Hari ini di markas utama mereka di Suwon, Provinsi Gyeonggi, Samsung Electronics mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengadopsi apa yang mereka sebut "tiga sistem utama" dengan memperbarui divisi bisnis barang jadi yang sebelumnya dipimpin oleh kepala unit televisi Yoon Boo-keun.

Sebelumnya Samsung Electronics memiliki dua divisi utama: Digital Media & Communications (DMC) dan DS, yang mengawasi komponen termasuk semikonduktor. Lewat struktur baru, mereka menghilangkan divisi DMC, yang meliputi produk barang jadi, dan peningkatan dua sub unit - CE dan IM sebagai divisi atas yang terpisah.

Dalam penataan kembali sistem tersebut, CEO Samsung Electronics dan Vice Chairman Kwon Oh-hyun akan menangani bisnis komponen seperti layar datar, chip memori dan prosesor (DS). Sementara Yoon Boo-keun akan memimpin bisnis usaha barang jadi (CE) dan presiden Samsung Mobile Shin Jong-kyun sekarang akan bertanggung jawab untuk menangani bisnis smartphone, tablet dan komputer setelah Samsung memutuskan untuk menempatkan divisi IT Solutions digabung dengan bisnis mobile (IM).

"Kita perlu untuk menyederhanakan unit kami dan untuk menempatkan fokus yang lebih pada usaha yang menguntungkan," kata juru bicara Samsung Electronics Shin Young-june.

Menurut pernyataan resmi Samsung, unit CE akan menjalankan bisnis televisi, peralatan rumah tangga, percetakan (printing) dan peralatan medis, sedangkan unit handset (DS) akan terlibat juga dalam jaringan, kamera dan pengembangan konten. CEO Kwon telah diminta untuk mengelola semikonduktor dan berbagai pusat teknologi.

Samsung adalah melakukan usaha yang sangat baik di televisi, namun mereka juga harus melakukannya dengan baik untuk printer, kamera, jaringan dan peralatan medis, yang telah diidentifikasi sebagai sumber pendapatan di masa depan juga. Tanpa perubahan, Samsung melihat tidak akan bisa bertahan di pasar yang kompetitif dan cepat berubah.

Reorganisasi ini muncul setelah bisnis smartphone yang mengalami pertumbuhan eksplosif, yang berarti Shin Jong-kyun sebagai kepala bisnis mobile telah membuktikan dirinya sebagai game changer dalam Samsung. Sementara bisnis komputer yang sebelumnya dikelola oleh Nam Seong-woo sejauh ini gagal untuk menghasilkan pencapaian yang terlihat meskipun telah menelan investasi yang besar.

Samsung juga mengatakan bahwa mereka tidak akan benar-benar menghentikan bisnis PC, namun menekankan bahwa mereka akan berinvestasi di beberapa model strategis untuk pertumbuhan yang berdasarkan kualitas, bukan kuantitas. Secara global, pasar PC sendiri terus meredup seiring semakin populernya perangkat mobile seperti smartphone dan tablet yang sedikit banyak mulai bisa menggantikan fungsi PC bagi konsumen.

Dalam catatan terkait, Samsung mengumumkan bahwa mereka telah menciptakan sebuah "open innovation center" di Silicon Valley, Mountain View, California, Amerika Serikat. Unit baru ini hanya akan menangani merger dan akuisisi (M&A) berukuran kecil dan mempekerjakan teknisi berbakat dari Amerika Serikat, serta bekerjasama dengan Intel dalam pengembangan platform mobile open source TIZEN. Pusat R&D ini diharapkan juga akan menjadi DNA dari inovasi di Silicon Valley untuk Samsung.

Yoon Boo-keun dan Shin Jong-kyun diharapkan akan menghadiri International Consumer Electronics Show (CES) 2013, yang akan diadakan pada awal Januari mendatang di Las Vegas dan akan mengungkap strategi bisnis baru selama pertemuan makan malam dengan media Korea Selatan. Samsung telah merilis teaser yang menyebutkan bahwa mereka akan meluncurkan sesuatu yang baru di CES 2013, yang kemungkinan besar juga berkaitan dengan perilisan TIZEN dan platform Smart TV baru secara global.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar