Selasa, 02 Oktober 2012

TIZEN akan segera terintegrasi dengan bada


Bada, sistem operasi (OS) mobile milik Samsung, akan segera terintegrasi dengan TIZEN, sebuah platform terbuka yang proyeknya dikelola oleh Linux Foundatian dengan Samsung dan Intel sebagai pengembang utamanya. Samsung berharap keputusan ini bisa menjadi percepatan dalam memperluas ekosistem. Ekosistem bada akan menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem lainnya dan konvergensi.

Presiden Samsung Mobile JK Shin (Shin Jong-kyun) saat peluncuran Galaxy Note II di Korea mengatakan bahwa pihaknya akan segera memperkenalkan TIZEN ke publik, dan ekosistem bada akan terserap ke TIZEN. Ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang perangkat TIZEN, JK Shin mengatakan bahwa smartphone TIZEN sedang dipersiapkan, namun untuk perilisannya masih membutuhkan sedikit waktu lagi.

TIZEN SDK Versi 1.0 Larkspur dan Source Code dirilis pada bulan Mei. Bertepatan dengan itu juga dirilis perangkat referensi TIZEN untuk pengembang saat TIZEN Developer Conference yang pertama di San Fransisco pada bulan yang sama. Versi alpha dari TIZEN SDK veris 2.0 Magnolia dan Source Code baru saja dirilis akhir September kemarin. Dalam versi 2.0 ini, rencananya akan ada perpaduan dengan bada SDK.

Samsung Electronics juga melakukan reorganisasi kepada tim pengembang bada dengan menempatkan mereka juga pada tim pengembangan software untuk ekosistem Smart TV dan S Pen, disamping juga bekerja pada layanan software Samsung seperti ChatON, AllShare Play, Music Hub, Family Story, dll. Walaupun begitu, Samsung menjamin dukungan software bada untuk perangkat smartphone seri Wave akan terus berlanjut. Untuk kebutuhan software yang besar ini, Samsung akan terus merekrut dan memperbanyak insinyur dalam bidang software.

Keputusan terbaru Samsung ini diharapkan akan menjadi win-win solutions buat semuanya. Penggabungan ekosistem bada dan TIZEN diharapkan akan memberikan kelengkapan yang mampu memenuhi ambisi Samsung untuk mendapatkan pasar yang lebih besar dan alternatif terbaik untuk Android. Dengan HTML5, proses pengembangan aplikasi dan konten untuk berbagai perangkat yang berbeda (smartphone, tablet, Smart TV, Smart Camera, netbook, dll) akan bisa lebih cepat dan mudah. Untuk pengembang, produsen, operator, dll, keputusan ini diharapkan dapat menciptakan peluang baru dan skala ekonomi yang lebih besar.

1 komentar:

megapasar.com mengatakan...

mantaps, maju terus bada samsung..:)
www.megapasar.com

Posting Komentar