Selasa, 02 Oktober 2012

Perkuat reputasi diatas Apple, Samsung makin agresif di China


Memburuknya hubungan dengan Apple membuat Samsung Electronics menjadi lebih agresif memperkuat kehadirannya di China, memperluas kemitraan dengan perusahaan lokal dan memperketat hubungan dengan pejabat pemerintah setempat guna memberi jaminan mendapatkan proyek-proyek besar.

Pejabat Samsung mengatakan ada "konsensus yang luas" di manajemen tingkat atas Samsung yang harus membuat mereka lebih banyak "bersuara" di China. Samsung jelas ingin memperkuat kehadiran dirinya sebagai merek teratas di China, salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia untuk perangkat internet mobile seperti smartphone dan tablet.

Salah seorang pejabat Samsung lainnya mengatakan kepada Korea Times bahwa China adalah pasar di mana Samsung sangat ingin membuat Apple merangkak di bawah kakinya, tidak hanya dalam hal penjualan, tetapi juga dalam hal reputasinya sebagai pencipta pekerjaan.

"Seperti yang Anda ketahui, kami telah sangat agresif dalam investasi fasilitas dan telah mengadakan pertemuan bisnis profil tinggi dengan perusahaan China dan pembuat kebijakan. Ya, kami ingin menjadi lebih besar di China daripada Apple," katanya.

Tentu saja, itu tidak akan menjadi tugas yang mudah ketika China adalah pasar terbesar kedua Apple setelah Amerika Serhkat. Sementara Samsung dan Apple terus terlibat dalam 10 gugatan paten di 10 negara yang berbeda di antara mereka, sengketa hukum ini sampai saat ini belum mencapai pantai China.

Seorang eksekutif Samsung mengatakan bahwa jika perusahaan memperkuat posisinya di China, itu juga berarti akan membantu menjaga terhadap kemungkinan Apple memutuskan untuk membawa sengketa kekayaan intelektual milik mereka ke negara itu.

"Kegiatan kami di China tidak semua tentang Apple. Tapi ya, tentu kita ingin berada dalam posisi yang lebih baik sebelum sengketa hukum melanda China," katanya.

Data dari iSuppli IHS menunjukkan bahwa pangsa pasar smartphone Apple di China selama enam bulan pertama tahun ini adalah sebesar 7,5 persen, sehingga menjadi vendor terbesar ketujuh. Samsung berada diatas dengan pangsa 21 persen selama periode yang sama. Dan China sekarang diyakini sebagai pasar smartphone terbesar dunia.

Presiden Samsung China Chang Won-kie berjanji untuk terus mendorong investasi di pendanaan lokal, konstruksi, peralatan medis dan teknologi pribadi. Samsung China mancanangkan target $100 miliar dalam pendapatan tahunan, sebuah kenaikan yang signifikan dari $60 miliar saat ini.

Investasi Samsung yang meningkat telah mendapat perhatian dari para pembuat kebijakan di China. Wakil Perdana Menteri China Li Keqiang mengirim pesan ucapan selamat menandai upacara pembukaan untuk pabrik Samsung di Xi'an dengan nilai investasi &7 miliar. Menurut pejabat Samsung, ini adalah pertama kalinya bahwa seorang pejabat tingkat tinggi pemerintah China mengirimkan surat ucapan selamat kepada perusahaan asing.

Sebelumnya, pada 11 September yang lalu Chairman Lee Kun-hee menemui Li Ka-shing, ikon bisnis Hong Kong dan orang terkaya di Asia untuk membicarakan kerjasama di bidang konstruksi dan telekomunikasi dimana rencananya Samsung akan membangun jaringan LTE untuk Hutchison. Li Ka-shing adalah Chairman Cheung Kong Holdings dan Hutchison Whampoa, dan memiliki kekayaan yang diperkirakan sebesar $25,5 miliar. Li menduduki peringkat kesembilan di antara 100 orang terkaya di dunia tahun lalu. Dalam pertemuan ini chief operating officer Samsung dan putra dari Chairman Lee, Jay Y. Lee, dan chief corporate strategy Samsung Choi Gee-sung juga ikut hadir.

"Samsung telah mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari China. Kami lebih dari positif yang akan membantu kita mendapatkan kepemimpinan diatas Apple dalam sengketa paten berikutnya di China," kata seorang pejabat Samsung.

"Kemenangan timpang Apple secara signifikan telah memukul Samsung. China adalah kartu terakhir buat Samsung untuk menjaga posisi puncak saat ini sebagai produsen smartphone terbesar di planet ini. Samsung lebih didukung di China daripada Apple," kata pejabat itu menambahkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar