Jumat, 08 Juni 2012

Samsung menjadi merek teknologi yang paling diinginkan konsumen, mengungguli Sony dan Apple


Berdasarkan ConsumerMetrix Technology Brand Preference Index yang baru saja dirilis oleh Strategy Analytics, Samsung adalah merek teknologi yang paling disukai oleh konsumen, mengungguli Sony, HP dan Apple.

Dalam sebuah survei terhadap lebih dari enam ribu konsumen di AS dan Eropa, dengan tajuk "Technology Brand Preferences," Samsung memperoleh rating preferensi tertinggi secara keseluruhan dengan +41 persen, diikuti oleh Sony dengan +29 persen, HP +20 persen dan Apple +19 persen. Sedangkan rating preferensi merek terendah diberikan kepada Lenovo (-37%), RIM (Blackberry) (-28%) dan Sanyo (-26%). Dalam survei ini, responden diminta untuk mempertimbangkan seberapa besar kemungkinan mereka akan memilih masing-masing lebih dari dua puluh merek global saat membeli produk teknologi seperti komputer, ponsel dan TV.

Studi ini mengidentifikasi variasi regional dan demografis yang signifikan dalam preferensi merek. Apple adalah merek yang paling disukai ketiga di Italia, tetapi hanya peringkat kedelapan di Jerman. Popularitas Apple juga berkurang seiring dengan usia: menjadi merek yang paling populer kedua untuk responden yang berusia dibawah 20-an tahun tapi hanya peringkat kesepuluh untuk responden dengan usia diatas 65 tahun.

"Samsung telah membuat sebuah perjalanan luar biasa dari merek yang sama sekali tidak dikenal sekarang menjadi pemimpin global dalam waktu kurang dari 15 tahun," kata David Mercer, Analis Prinsipal dan penulis untuk laporan itu. "Berbeda dengan banyak pesaingnya, popularitas Samsung menunjukkan konsistensi yang tidak biasa di geografi, usia dan kelompok pendapatan dan ini menunjukkan perusahaan memiliki strategi pemasaran yang luas dan seimbang."

Jia Wu, Direktur pada Connected Devices research, berkomentar: "Meskipun adanya kerugian keuangan yang signifikan di segmen produk elektronik untuk konsumen nya, Sony masih memiliki ekuitas merek yang kuat, yang bisa dijadikan sebagai salah satu aset terbesar untuk perubahan yang potensial."


Catatan: Strategy Analytics melakukan survei secara online, 2012 ConsumerMetrix Survey pada bulan Maret 2012. Sampel terdiri dari n=2038 orang di Amerika Serikat dan n=3996 orang di Eropa yang berusia antara 15-74 tahun. Strategy Analytics mempertimbang data dengan menggunakan negara, usia, jenis kelamin dan internet untuk mewakili populasi pengguna internet masing-masing di AS dan Eropa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar