Selasa, 01 November 2011

Rayakan Ulang Tahun ke-42, Samsung siapkan pewaris tahta?

  CEO Samsung Lee Jae-yong (kiri) dan Vice Chairman Choi Ji-sung (tengah)

Samsung Electronics, yang telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan elektronik terkemuka di dunia dalam waktu kurang dari setengah abad, mengadakan upacara HUT ke-42 pada tanggal 31 Oktober kemarin. Vice Chairman Choi Ji-sung hadir pada upacara untuk memberi semangat pada para karyawan dan membeberkan paparan cetak biru masa depan bagi perusahaannya.

Choi Ji-sung tidak lupa mengenang kembali sejarah Samsung dengan mengatakan "Pada era 1970-an, Samsung Electronics merintis ke industri pembuatan chip memori, dan pada era 1990-an, membuka jalan untuk menjadi sebuah perusahaan global dengan daya saing yang inovatif yang dicapai oleh Manajemen Baru."

Choi juga menekankan empat poin untuk masa depan untuk kesuksesan perusahaannya: Inovasi kreatif berdasarkan semangat perbatasan dan pikiran yang terbuka; Manajemen agresif yang akan mengubah krisis menjadi kesempatan; Integrasi hardware, software dan layanan; Pentingnya membangun tenaga kerja.

Awal yang baru dari Samsung sebelumnya juga telah ditandai dengan semakin intensifnya kemunculan pewaris tahta Samsung yang baru. Setelah menjaga sikap yang "low profile" di bawah kepemimpinan ayahnya dan Chairman Samsung Electronics Lee Kun-hee, CEO Samsung Lee Jae-yong akhirnya tampil kedepan untuk perusahaan milik keluarganya ini.

Lee Jae-yong pada akhir Oktober kemarin berangkat ke Amerika Serikat untuk menghadiri upacara peringatan untuk mantan CEO terakhir Apple Steve Jobs. Sepulangnya dari Amerika dan tiba di Bandara Internasional Gimpo di Korea, ia berbicara kepada wartawan tentang pertemuannya dengan CEO baru Apple Tim Cook dan hubungan bisnis masa depan dengan raksasa IT Amerika tersebut.

"Sehari setelah upacara peringatan, saya bertemu dengan Tim Cook di kantornya di mana kami berbicara selama dua sampai tiga jam. Kami berbicara tentang kesulitan yang telah dialami Samsung dengan Jobs selama 10 tahun terakhir dan bagaimana untuk mengatasi krisis saat ini dan mempromosikan hubungan yang lebih baik di masa mendatang," kata Lee Jae-yong dalam sebuah wawancara dengan wartawan setempat.

Pada bagian kontrak pasokan dengan Apple, seperti yang ditanyakan wartawan kepadanya, ia berkata, "Kami akan melanjutkan kontrak pasokan kami yang ada sampai tahun depan. Kita harus membahas lebih lanjut tentang hubungan pada 2013 dan 2014. "

Sebuah sumber Samsung menafsirkan pernyataan Lee Jae-yong itu dengan mengatakan bahwa Samsung dan Apple akan meningkatkan hubungan pemasok mereka untuk memberikan komponen upgrade hingga 2014. Samsung adalah pemasok inti dari chip prosesor Apple dan juga memasok chip memori DRAM mobile untuk produk Apple.

Ketika ditanya apakah Samsung akan memperluas perangnya di pengadilan dengan Apple, Lee Jae-yong berkata agak pasif, "Tim hukum kami akan melakukannya, hanya bila diperlukan. Kita harus melihat dulu."

Ketika ditanya apakah ia membahas masalah paten ini dengan Cook, Lee berkata, "Ada saatnya perlu untuk bersaing intensif dengan cara yang adil untuk kepentingan konsumen."

Sebuah sumber industri mengatakan kalau Lee Jae-yong mulai memberikan pengaruh besar atas manajemen Samsung Group, dengan asumsi mengambil bagian dari peran ayahnya yang didasarkan pada ketegasan dan adaptasi yang lebih cepat ke pasar mobile global.

Lee telah memperkuat posisinya baik di Korea dan di luar negeri dalam pertemuan antar kepala perusahaan baik domestik maupun asing. Awal tahun ini, ia mengunjungi Chairman dari LG Group Koo Bon-moo untuk mengucapkan salam Tahun Baru dan bertemu Chairman POSCO Chung Joon-yang pada bulan April dan September. Lee Jae-yong juga telah mengadakan pertemuan lagi dengan para eksekutif perusahaan IT global.

Spekulasi meningkat bahwa ia akan dipromosikan menjadi Vice Chairman pada promosi eksekutif grup di akhir tahun, tingkatan yang sama seperti Vice Chairman Hyundai Motor Chung Eui-sun dan Vice Chairman Shinsegae Chung Yong-jin, keduanya memiliki rata-rata usia yang sama dengan Lee Jae-yong, yang semuanya demi untuk mempercepat rencana suksesi Grup Chaebol (istilah bahasa Korea untuk konglomerat) yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar