Rabu, 11 September 2013

Chairman Samsung desak strategi baru paska akuisisi Nokia oleh Microsoft


Chairman Samsung Group, Lee Kun-hee, baru-baru ini memerintahkan para pejabat senior untuk mengembangkan strategi bisnis masa depan untuk Samsung Electronics. Perintah mendesak datang segera setelah Microsoft memutuskan untuk mengakuisisi bisnis ponsel Nokia seharga $7,2 miliar.

Samsung Electronics telah mempelajari strategi bisnis baru dari berbagai perspektif untuk mengatasi masalah portofolio bisnis yang sangat diarahkan untuk bisnis nirkabel tahun ini. Di bawah perintah chairman Lee, Samsung Electronics telah memulai kembali peluncuran proses pembangunan dari awal.

Chairman Lee menginstruksikan pejabat di divisi Samsung Group Future Strategy untuk merumuskan langkah-langkah penyelamatan tertentu. "Lihatlah bagaimana Nokia ditelan oleh Microsoft. Samsung Electronics perlu merenungkan area bisnis apa yang akan memberikan sumber pendapatan dan mengatur program sesuai," kata chairman Lee seperti dikutip sebuah sumber di sektor elektronik Korea pada hari Senin (9/9) kemarin.

Samsung Electronics telah mendapatkan keuntungan operasional dengan rekor tertinggi mendekati 10 triliun won (sekitar 105 triliun rupiah) setiap triwulan. Tapi 70 persen dari pendapatan Samsung Electronics berasal dari bisnis ponsel, dan dilain pihak kompetitor global terus mengejar, sehingga menimbulkan rasa krisis bahwa model bisnis saat ini tidak menjamin keberhasilan jangka panjang. Instruksi chairman Lee berfokus pada menentukan arah masa depan untuk Samsung Electronics, sebagai anak perusahaan utama untuk memperkuat Samsung Group, untuk memastikan daya tahan perusahaan teknologi itu untuk pertengahan hingga jangka panjang.

Tim Perencanaan Strategis Samsung Electronics, yang dipimpin oleh Chi Young-cho, wakil presiden eksekutif Samsung Electronics, akan bertanggung jawab atas proses untuk mengeksplorasi strategi baru, dalam kemitraan dengan divisi Consumer Electronics (CE) dan IT & Mobile Communications (IM) ketika kebutuhan tersebut muncul.

Ini adalah untuk kedua kalinya chairman Lee memberikan instruksi langsung paska bergabungnya dua perusahaan besar. Sebelumnya chairman Lee langsung mengadakan rapat khusus dengan eksekutif dari tiap divisi bagian produksi dari Samsung setelah Google mengakuisisi Motorola. Waktu itu, chairman Lee langsung mendesak perusahaannya untuk meningkatkan upaya dalam mengembangkan daya saing dari sisi software, bahkan jika perlu melalui merger dan akuisisi perusahaan lain, dan bersiap untuk bersaing secara langsung dengan Google.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar