Senin, 11 Maret 2013

Perusahaan Asia menguasai pengajuan hak paten di Eropa


Samsung Electronics menjadi perusahaan Asia pertama yang menjadi pemuncak daftar pelamar paten di Kantor Paten Eropa untuk tahun 2012. Selain itu, perusahaan-perusahaan Asia lainnya juga menguasai pengajuan aplikasi paten di Eropa.

Menurut kantor paten yang berbasis di Munich, Jerman, Samsung mengajukan 2.251 permintaan perlindungan paten tahun lalu, diikuti oleh Siemens AG dengan 2.193 pengajuan aplikasi paten, BASF SE dengan 1.713 pengajuan aplikasi paten, General Electric dengan 1.702 permohonan dan LG dengan 1.635 permohonan paten di posisi buncit untuk 5 besar pengajuan aplikasi paten terbanyak. Mitsubishi dari Jepang menduduki peringkat 8 dengan 1.344 aplikasi paten, ZTE dari Republik Rakyat China diposisi 10 dengan 1.184 permohonan. Panasonic dan Sony di peringkat 11 dan 13, masing-masing dengan 1.169 dan 1.098 aplikasi paten.

Dalam jumlah aplikasi paten Eropa, aplikasi untuk paten medis mencatat jumlah tertinggi dengan 10.412, dengan kenaikan 1,6% per-tahun. Aplikasi paten untuk peralatan elektronik, perlengkapan dan energi (9799), komunikasi digital (9592) dan teknologi komputer (8288) berada dibawah paten medis, dalam rangka, menandai dengan kenaikan pertahun masing-masing sebesar 11,4%, 20,4% dan 3,3%. Tingkat kenaikan aplikasi untuk komunikasi digital adalah yang tertinggi di antara 30 kategori. Jumlah aplikasi total Paten Eropa tahun lalu adalah 257.744, 5,2% lebih banyak dari 2011, dan itu adalah jumlah terbesar dalam sejarahnya.

"Pengajuan hak paten yang ada saat ini akan membentuk inovasi di masa depan," kata Benoit Battistelli, presiden EPO dalam pernyataannya. "Pada tahun 2012, pertumbuhan paling tajam dalam pengajuan hak paten dan lebih dari setengah dari kenaikan tersebut berasal dari perusahaan-perusahaan Asia."

EPO (European Patent Office) adalah satu-satunya tempat di Eropa di mana perusahaan dapat mengajukan permohonan untuk seluruh kawasan perlindungan paten. EPO bukan merupakan bagian dari Uni Eropa dan memiliki 38 negara anggota.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar