Jumat, 07 Desember 2012

Pemerintah Korea siapkan pengganti Google Maps


Pemerintah Korea akan menyiapkan data maps 2D beresolusi tinggi untuk disediakan secara gratis mulai pertengahan bulan ini. Layanan navigasi baru ini diharapkan dapat menghasilkan penghematan sekitar 40 miliar won uang konsumen setelah Google meningkatkan kebijakan biaya penggunaan Google Maps.

Kementerian Pertanahan, Transportasi dan Kelautan Korea Selatan kemarin (6/12) mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan akumulasi data peta nasional selama 10 tahun terakhir dari 17 Desember dengan membuka application programming interface (API) dari V-World. Pada tahap pertama dari proyek yang akan berkelanjutan sampai akhir tahun ini, kementerian memberikan publisitas untuk enam jenis data, termasuk peta 2D, peta kadaster serial dan peta penggunaan lahan, yang akan menunjukkan banyak klasifikasi, zona pengembangan terbatas, industri, komersial dan distrik pertanian, dll. Sementara Google saat ini hanya menyediakan peta 2D.

Sementara 13 dan 14 jenis peta tambahan akan dibuka untuk umum masing-masing pada tahun 2013 dan 2014. Tahap kedua mencakup peta berdasarkan sistem alamat baru dan informasi yang menunjukkan tentang tanah longsor dan lokasi properti budaya. Layanan maps yang tersedia pada tahun 2014 akan meliputi peta tipe hutan, peta tanah rinci, peta informasi pesisir dan peta air bawah tanah. Data administratif langsung terkait dengan informasi geospasial, seperti penilaian harga resmi tanah, transaksi harga rumah atau bangunan dan bangunan yang terdaftar akan dibuka juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar