Senin, 12 November 2012

China, Jepang dan Korea kerjasama untuk pengembangan OS dan software


China, Jepang dan Korea Selatan berencana untuk meningkatkan kerjasama mereka dalam menciptakan dan berbagi informasi mengenai sistem operasi (OS) dan pengembangan software untuk memfasilitasi pengembangan komputasi awan (cloud computing), dan internet mobile. Kementerian Ekonomi Pengetahuan Korea Selatan hari ini di Seoul mengatakan bahwa Kerjasama regional tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing dari gabungan negara-negara Asia ini di pasar global.

"Negara-negara ini akan bekerja sama untuk meningkatkan pertukaran informasi dan pemasaran global bersama untuk perusahaan software mereka dengan pengembangan bersama dan berbagi teknologi terbaru melalui Asosiasi Asia Timur Laut untuk sektor software," katanya dalam siaran pers yang dikutip oleh kantor berita Yonhap.

Sebagai langkah pertama membentuk asosiasi regional, ketiga negara akan memulai seminar selama tiga hari mulai hari Senin ini di Okinawa, Jepang. Seminar regional ini akan melibatkan beberapa pejabat pemerintah dan 200 perwakilan bisnis dari ketiga negara pendukung.

Ketiga negara "akan terus berbagi sistem operasi software terkait informasi, termasuk tren teknis terbaru dan aplikasi, untuk mendorong kerjasama teknologi dan industri di bidang internet mobile, komputasi awan, dan 'Internet of Things'," menurut kutipan dari konsep kasar dari pernyataan ketua asosiasi ini. Pernyataan ini diharapkan akan disetujui dan diumumkan pada akhir pertemuan tiga hari nanti pada Rabu yang akan datang.

"Selain itu, China, Jepang dan Korea akan lebih mendorong penelitian prospektif pada teknologi yang berhubungan dengan kota-kota cerdas," katanya.

Perusahaan-perusahaan Asia kini telah menguasai hampir 90% dari pembuatan hardware untuk perangkat IT dan mobile, namun mereka masih jauh tertinggal dalam hal software dan sistem operasi. Berhubung pasar IT global saat ini lebih mengarah ke software untuk pertumbuhan ke depannya, maka tidak salah beberapa negara Asia ini mulai memperhatikan dengan serius dan mencari solusi untuk menemukan celah pengembangan agar lebih kompetitif di pasar global.


Via Yonhap

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar