Senin, 15 Oktober 2012

Untung besar, Samsung siap bangun "Silicon Valley" di Korea


Saat hampir sebagian besar perusahaan besar melalukan pengetatan anggaran belanja mereka, Samsung Electronics malah bersiap-siap untuk investasi yang lebih banyak untuk divisi penelitian dan pengembangan (Research & Development/R&D) setelah mereka mencatat rekor pendapatan pada kuartal terakhir yang berakhir September kemarin.

Samsung sekarang memiliki total lima kompleks bangunan R&D di Seoul dan pusat kota di Gyeonggi, termasuk Suwon, Pyeongtaek dan Hwaseong, dengan luas total mencapai lima juta meter persegi. Dengan memiliki kompleks bangunan R&D sendiri yang lengkap, Samsung berkeinginan untuk membuat "Silicon Valley" di Korea. Silicon Valley dikenal sebagai daerah dimana berbagai perusahaan teknologi dan startup di Amerika Serikat berkantor, seperti Adobe, Apple, Cisco, eBay, Google, Hewlett-Packard, Facebook, Intel, Oracle, Yahoo, dll.

"Kami akan mempercepat proses investasi skala besar untuk proyek R&D kami setelah perlambatan ekonomi diperkirakan akan terus berlanjut di tahun depan," kata juru bicara Samsung kepada wartawan di Korea pekan lalu.

Tiga dari kompleks yang masih dalam pembangunan diharapkan akan mulai dibuka tahun depan. Dua bangunan yang memiliki 25 tingkat di Suwon akan mengikuti pada bulan Mei, bersama dengan yang lain di dekatnya yang berfokus pada material elektronik untuk lima anak perusahaan Samsung, termasuk Samsung Electronics, Samsung SDI, Cheil Industries, Samsung Fine Chemicals dan Samsung Corning Precision Material.

Sebuah pusat penelitian komponen yang bisa memproduksi suku cadang untuk teknologi yang dikembangkan di beberapa fasilitas tersebut akan selesai di Hwaseong pada akhir tahun depan. Tiga dari kompleks bangunan ini akan mempekerjakan total 23 ribu karyawan.

Samsung Electronics sedang mempersiapkan penelitian untuk cara memproduksi material inti yang menggunakan teknologi sendiri untuk menyapih dirinya sendiri dari pemasok luar negeri, dengan fokus pada bahan untuk baterai mobil elektronik, organic light-emitting diodes (OLED) dan energi fotovoltaik.

"Ketika tiga pusat R&D ini selesai dibangun, semuanya akan merupakan versi Samsung untuk Silicon Valley, memproduksi material inti dan komponen untuk barang jadi di daerah sekitar Suwon dan Hwaseong," kata seorang karyawan Samsung.


Pusat R&D Woomyeondong di Seocho, Seoul selatan, menandai untuk pertama kalinya Samsung membangun pusat R&D di ibukota, di mana Samsung Electronics akan fokus pada riset desain produk dan software. Secara total, sebanyak 1,2 triliun won telah dibelanjakan untuk pembelian tanah dan pembangunan secara keseluruhan. Dan sekitar 10 ribu peneliti akan bekerja di pusat R&D ini ketika selesai.

Kompleks industri Godeok di Pyeongtaek, Gyeonggi, akan menjadi kompleks akhir yang akan selesai pada Desember 2015. Di sini, Samsung akan mengeksplorasi ide-ide untuk proyek-proyek bisnis baru yang dapat membawa momentum pertumbuhan di masa depan untuk Samsung Group.

Menurut Lee Won-bin, seorang peneliti kebijakan di komisi presiden untuk pembangunan daerah, ketika kompleks Godeok selesai, maka akan menghasilkan produksi senilai 13,12 triliun won dan membawa nilai tambah buat perekonomian lokal senilai 4,89 triliun won. Kompleks industri baru ini juga akan bisa membuka lowongan pekerjaan buat sekitar 72 ribu karyawan baru.

"Secara historis, perusahaan cenderung untuk membuka jalan bagi pertumbuhan jangka panjang dengan berinvestasi pada R&D saat ekonomi sedang lesu dalam rangka membangun momentum untuk pertumbuhan di masa depan," kata seorang pejabat Samsung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar