Senin, 22 Oktober 2012

Mengenang SCH-i519, Smartphone pertama dari Samsung

Hampir 10 tahun yang lalu - tepatnya di 2003 - Samsung meluncurkan smartphone pertamanya yang diberi kode nama SCH-i519. Smartphone ini menjalankan versi mobile dari OS Linux garapan Samsung bekerjasama dengan Mizi Research, sebuah perusahaan software Korea. SCH-i519 adalah smartphone high-end yang dianggap sangat canggih saat itu untuk bersaing dengan personal digital assistant (PDA) atau Pocket PC yang menggunakan OS Windows Mobile dari Microsoft.

Samsung kemudian merilis SCH-i519 yang bekerja pada jaringan CDMA 1x dan mendukung bahasa Inggris dan Mandarin ini ke pasar China melalui operator China Unicom. Selain mengandalkan spesifikasi hardware paling mutakhir untuk masa itu, SCH-i519 juga mengandalkan kemampuan fitur pengontrol suara yang pada saat ini kembali dipopulerkan oleh Apple melalui Siri pada iPhone.

Samsung SCH-i519 adalah perangkat pertama dengan OS Linux untuk menjalankan Voice Signal's Voice Activated Phonebook (VAP), yang memungkinkan pengguna menjalankan semua aplikasi melalui suara, menggunakan perintah seperti "Open Browser" ketika mau browsing internet atau "Open Instant Messenger" ketika ingin chatting. VAP mendukung bahasa Mandarin dan Inggris, dan juga bisa mengucapkan semua nama pada kontak, membacakan pesan maupun memerintahkan ponsel untuk menelpon seseorang yang diinginkan dan kontrol berbasis suara lainnya.

"Dengan dirilisnya Voice-Activated Phonebook kami untuk i519 tersebut, Voice Signal terus memimpin pasar untuk solusi embedded speech pada perangkat mobile," kata CEO Voice Signal Rich Geruson waktu itu. "Kami senang bisa bekerja sama dengan Samsung untuk memperkenalkan solusi suara yang mendukung panggilan suara untuk penutur bahasa China Mandarin."

Smartphone ini juga dilengkapi fitur yang sudah mendukung konvergensi. Aplikasi remocon yang sudah terinstal didalamnya bisa digunakan untuk mengontrol dan mengoperasikan alat-alat di kantor, perangkat hiburan audio video, dan peralatan otomatisasi rumah yang didukungnya melalui inframerah.


Aplikasi lainnya yang sudah terintastal di dalamnya termasuk editing dan viewer dokumen Microsoft Office, media player untuk menjalankan audio video, instant messaging, album foto dengan slide show, push email, dan masih banyak lagi. Aplikasi dan game dari pihak ketiga bisa diunduh melalui internet, PC, IrDA dan USB.

Untuk spesifikasi hardware, Samsung SCH-i5i9 sudah dilengkapi layar sentuh TFT anti refleksi dengan resolusi QVGA plus stylus, prosesor Intel XScale-PXA255 400MHz, RAM 64MB, ROM 64MB, dukungan memori eksternal SD/MMC, kamera VGA yang bisa diputar depan-belakang, serta konektivitas IrDA (Inframerah) dan USB. Baterai standar 1050mAh menawarkan 140 jam waktu siaga dan 60-100 jam penggunaan. Sebuah baterai extended 2000mAh juga tersedia, dan menyediakan 220 jam waktu siaga atau 80-190 jam penggunaan.

Smartphone dengan ukuran 13,2 x 7,1 x 1,54 cm dan berat 183 gram ini dibanderol Samsung dengan harga $750 atau sekitar 7,2 juta rupiah. Sebuah harga yang pantas untuk smartphone tercanggih dengan desain menawan kala itu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar