Rabu, 09 November 2011

Persaingan Nokia dan Samsung di Pasar Ponsel Dunia


Persaingan antara dua raksasa pembuat ponsel terbesar di dunia antara Nokia dan Samsung Electronics untuk menjadi penjual handset No.1 di seluruh dunia semakin seru, karena selisih keduanya kini tidak terlampau jauh. Menurut lembaga riset pasar Strategy Analytics, masing-masing vendor itu kini menguasai tiga dari enam wilayah di seluruh dunia pada kuartal ketiga 2011.

Samsung yang saat ini masih menduduki posisi kedua terbesar di dunia mengalahkan Nokia di tiga wilayah, termasuk Amerika Utara, Eropa Barat dan Amerika Tengah & Latin, selama periode Juli-September, dengan pangsa pasar masing-masing 30 persen, 38,1 persen dan 25,6 persen. Samsung memegang pangsa terbesar di pasar Amerika Utara selama 13 kuartal berturut-turut sejak Q3 2008, dan mempertahankan posisi teratas di pasar Eropa Barat sejak Q2 2011.

Sementara Nokia, produsen ponsel terbesar dunia, masih terus menduduki posisi teratas di tiga wilayah lain seperti Asia, Eropa Tengah & Timur, serta Afrika & Timur Tengah dengan pangsa pasar masing-masing 28,1 persen, 46 persen dan 52 persen. Secara umum bisa disimpulkan Samsung menguasai sebagaian besar pangsa pasar negara maju, sedangkan Nokia unggul di negara berkembang.

Ini adalah untuk pertama kalinya Samsung memimpin di wilayah Amerika Tengah & Latin, yang sebelumnya selalu didominasi oleh Nokia. Dalam hal pangsa pasar global, Nokia dengan prosentase penguasaan pasar 27,2 persen, masih melebihi Samsung Electronics yang menguasai 22,8 persen dengan selisih yang tipis.

Dalam hal volume penjualan, dua produsen ponsel ini hampir tidak sebanding di pasar Amerika Utara. Samsung berhasil menjual 14,4 juta unit ponsel di pasar di kawasan ini sementara Nokia cuma bisa menjual 700.000 unit ponsel. Volume penjualan Samsung dengan 16,8 juta unit di pasar Eropa Barat hampir dua kali lipat lebih tinggi dari Nokia dengan 8,8 juta unit. Samsung Electronics berhasil memasarkan 89 juta unit ponsel pada Q3 dalam volume penjualan ponsel per-kuartal, mencatat pertumbuhan 25 persen dari tahun sebelumnya dan naik 21 persen dari kuartal sebelumnya.

1 komentar:

Jesica mengatakan...

Kalo saya lebih suka Nokia karena gak ribet fiturnya

Posting Komentar