Rabu, 12 Oktober 2011

Samsung akan pekerjakan lebih banyak ahli software


Vice Chairman Samsung Electronics Choi Gee-sung hari ini (12/10) mengatakan bahwa perusahaannya akan akan mempekerjakan lebih banyak ahli software dan profesional berbakat lainnya untuk menopang daya saing. Sementara seorang pejabat eksekutif tingkat tinggi lainnya menyebutkan kepada wartawan bahwa Samsung rencananya akan meningkatkan porsi tenaga kerja dalam software mobile dan komputer hingga 70 persen dari 50 persen saat ini.

Komentar ini datang setelah Chairman Samsung Lee Kun-hee sebelumnya telah mendesak eksekutif puncak untuk meningkatkan kecakapan software, koleksi paten, dan bakat, dalam menghadapi perang paten yang semakin intensif dengan Apple.

Samsung mengundang Kim Jin-Hyeong, seorang profesor ilmu komputer di KAIST sebagai dosen khusus. Profesor Kim menyampaikan kuliah kepada para eksekutif dari anak perusahaan dari Samsung Group dengan tema "Mengapa Software menjadi sangat penting?" dalam pertemuan mingguan di markas Samsung Electronics di Seocho-dong, Seoul pada tanggal 12 Oktober.

Dalam berita briefing hari ini setelah pertemuan presiden afiliasi Samsung Grup, Rhee In-yong, direktur komunikasi dari Samsung Electronics, mengatakan, "Samsung Electronics telah memiliki 50.000 tenaga kerja dalam R&D, setengah dari mereka adalah dalam pengembang software. Kami akan mempekerjakan orang berbakat software yang lebih banyak untuk meningkatkan bagian mereka sampai 70 persen. Kita bisa mengisi kekosongan mengingat tren saat ini."

Sebulan sebelumnya, ia menghadiri "Samsung Comparative Exhibition for Advanced Products 2011" di kompleks Samsung Electronics di Suwon, di mana ia menekankan pentingnya "soft technology" seperti software, desain dan layanan. "Curahkan hati dan jiwa dalam mempekerjakan dan mendorong insinyur software. Perlu perjuangan keras untuk mengamankan teknologi yang diperlukan," katanya waktu itu.

Samsung Electronics memiliki total 50.000 insinyur yang bekerja di divisi R&D (Research and Development), setengah dari mereka terlibat dalam pengembangan software. Dan setidaknya 10.000 insinyur lebih harus ditambahkan untuk memenuhi tujuan ini.

Sebelumnya Samsung telah berencana untuk menambahkan lebih dari 1.000 spesialis software baru dari India tahun depan untuk menempati pusat R&D miliknya yang ada di Bangalore dan Noida. Samsung sendiri memiliki pusat pengembangan software yang dinamakan OCEAN Center di Seoul, yang juga menjadi pusat pengembangan paltform bada beserta aplikasinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar