Rabu, 15 Juni 2011

Samsung bada developer challenge diluncurkan di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara


Samsung dan Sfonge telah bekerjasama meluncurkan sebuah tantangan bagi pengembang aplikasi mobile yang berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, yang berbasis platform bada. Tantangan baru ini diharapkan akan mendorong peluang pertumbuhan untuk para pengembang di wilayah ini, dan membuat aplikasi pasar khusus untuk konsumen dan perusahaan yang sama.

Saat mengumumkan peluncurannya, Yasin Hamed, co-founder Sfonge mengatakan bahwa perusahaannya sangat senang bisa bermitra dengan Samsung dalam sebuah acara tantangan yang unik dan inovatif.

"Pertumbuhan yang luar biasa dari perangkat samsung bada menghadirkan kesempatan yang sangat baik bagi pengembang untuk terlibat lebih dalam, dan untuk memberikan kontribusi bermakna terhadap perkembangan ekosistem bada. Dengan mengundang mereka untuk bersaing, kami akan mendorong mereka untuk berpikir inovatif."

Dengan menggaris bawahi rincian dari tantangan ini, Mr Sunghak Jang, V.P di Samsung mengatakan bahwa kontes tersebut tidak hanya akan mendorong dan melibatkan bakat regional, tetapi juga memenuhi kebutuhan yang spesifik, dan menghasilkan tren baru.

"Kami sangat menyadari bahwa ada banyak pengembang aplikasi yang kompeten di berbagai belahan dunia, dan ini adalah platform bagi kita untuk menemukan dan menghormati mereka. Kami yakin akan menerima sejumlah besar entri di masing-masing tantangan untuk dua kategori itu dan kami yakin bahwa entri pemenang akan fresh dan unik. Hal ini juga menjadi harapan kami bahwa sejumlah besar entri akan di respon langsung terhadap beberapa kebutuhan regional yang spesifik, yang akan menguntungkan konsumen seperti juga pengembang yang berpartisipasi."


Dalam mengantisipasi respon yang luar biasa, tantangan akan dibagi dalam dua tahapan. 25 entri yang paling menjanjikan dalam tantangan aplikasi kategori Konsumen dan Bisnis akan diberi penghargaan di babak pertama, dan hadiah utama akan diberikan kepada yang terbaik di antara ini, setelah evaluasi tahap kedua.

Mr Jang menekankan bahwa entri yang akan masuk ke tantangannya adalah sederhana dan mudah, dan terbuka untuk semua pengembang aplikasi di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Untuk putaran pertama, setiap entri harus berisi aplikasi fungsional dan sudah siap untuk diinstal dalam perangkat yang menjalankan Samsung bada."

Beliau juga memberi contoh entri dalam aplikasi kategori Konsumen termasuk musik, multimedia, game, travelling, jejaring sosial atau semacamnya. Di sisi lain, aplikasi yang masuk dalam kategori Bisnis harus ditargetkan pada perusahaan dan karyawan mereka - dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi pekerjaan manual, mengurangi atau menghilangkan kesalahan, mengakses jaringan perusahaan - dengan memanfaatkan perangkat mobile.


Semua peserta dalam tantangan ini akan diberikan training online secara gratis oleh Sfonge, sedangkan Samsung dan Sfonge akan bersama-sama menjalankan pengujian dan sertifikasi dari semua aplikasi. Selain hadiah utama, pemenang akhir dari tantangan ini akan diundang untuk mendistribusikan aplikasi mereka di toko aplikasi Samsung Apps di seluruh wilayah, melalui model pendapatan bagi hasil yang menarik dan didukung oleh pemasaran bersama.

Samsung bada developer challenge ini akan secara aktif dipromosikan melalui situs www.bada.sfonge.com di negara-negara seperti Irak, Lebanon, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Jordan, Suriah dan Uni Emirat Arab, melalui jaringan Samsung, dan untuk rencana publikasi akan dikembangkan oleh Sfonge dengan melibatkan kontak secara pribadi, kunjungan ke berbagai universitas dan pemasaran dengan memanfaatkan media berbasis email dan web.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar