Selasa, 22 Februari 2011

Efek Yuna Dance melanda Korea, Shall We Wave?


Beberapa minggu terakhir publik Korea lagi demam Yuna Dance, sebuah tarian dengan gerakan bergelombang yang dinamis yang diciptakan untuk mempopulerkan kehadiran Samsung Wave II di Korea. Yang membuat orang terpikat adalah adanya kesempatan kepada setiap orang untuk lebih dekat dengan Yuna Kim, publik figure paling terkenal di Korea saat ini, lewat fitur jejaring sosial  yang ada di Samsung Wave II dan menjadi pendukungnya saat bertanding di Jepang nantinya. Selain itu ada juga tarian,  dan beberapa lagu tema yang menarik. Lalu siapa Yuna Kim?

Yuna lahir pada tahun 1990 di Bucheon, Gyeonggi-do, dan pindah ke Gunpo ketika dia berusia enam tahun. Pada bulan Maret 2007, dia pindah ke Toronto, Ontario, Kanada untuk berlatih. Pada tahun 2009, Yuna masuk Universitas dan terdaftar sebagai mahasiswa baru.

Publik di Korea Selatan pertama kali mulai memperhatikan Yuna selama musim 2004-2005 ketika ia menduduki posisi kedua di Final Grand Prix Junior, medali internasional pertama yang didapat Korea dalam sejarah skating.

Setelah membuat debut senior internasional di tahun 2006, Yuna Kim mulai kelihatan menonjol ketika ia merebut dua medali emas berturut-turut di Final Grand Prix musim 2006-2007 dan 2007-2008. Pada Kejuaraan Dunia 2007 di Tokyo, short program dari Yuna Kim, Tango de Roxannce, menggetarkan kompetisi dengan mendapatkan nilai tertinggi (71,95 poin) walaupun di bawah sistem penilaian ISU saat itu. Sejak itu, Yuna Kim sering disebut sebagai atlet skater sempurna, dengan kombinasi keahlian yang lengkap, oleh para ahli skating di seluruh dunia.

Di bulan Mei 2007, Yuna Kim membuat lompatan besar dalam karir skatingnya. Pada Russian Cup 2007, Yuna Kim berhasil memecahkan rekor dunia, 133,70 poin, untuk ladies long program, skating melalui musik Miss Saigon dengan teknik sempurna dan ketrampilan presentasi yang memukau. Yuna Kim juga meningkatkan potensi dirinya dengan mendapatkan dua poin tambahan dalam kombinasi triple flip-triple toe loop dalam tiga event berturut-turut.

Selama musim 2008-2009, Yuna Kim berhasil merebut medali emas, ber-skating Danse Macabre dengan performanya yang memikat dalam balutan kostum hitam untuk short program dan Scheherazade dengan ekspresi artistiknya untuk free skating. Pada Kejuaraan Dunia 2009, Yuna Kim mencetak rekor dunia atas namanya sendiri dalam short program dengan 76,12 poin dan memenangkan kejuaraan dengan nilai total 207,71 poin, rekor terbaik di dunia sejauh ini. Yuna Kim menjadi atlet satu-satunya yang mendapatkan nilai lebih dari 8 poin dalam Program Component Scores diantara atlet skater kelas dunia lainnya. Yuna memecahkan rekor dunia lagi dengan jumlah total 228,56 poin, sehingga membuatnya memenangkan medali emas di Olimpiade Musim Dingin 2010 di Vancouver.


Pada tanggal 12 Juli 2010, UNICEF mengapresiasi prestasi luar biasa Yuna Kim dengan menunjuknya sebagai Duta Internasional terbarunya untuk mendukung kerja UNICEF atas nama anak-anak di dunia, mendorong pemulihan setelah bencana gempa bumi di Haiti, dan program prestisius bertaraf dunia lainnya.

Pada tanggal 12 Oktober 2010, Yuna diberi penghargaan sebagai Olahragawati Terbaik Dunia Tahun Ini oleh Women Sports Foundation. Yuna terpilih untuk deretan prestasi nya yang banyak menginspirasi banyak orang, terutama kaum wanita di dunia. Dalam pidato penerimaan penghargaan, Yuna mengatakan, "Saya senang telah diberi kesempatan untuk memberikan perhatian yang lebih bagi olahraga skating sehingga lebih banyak lagi anak perempuan yang akan tertarik dan terinspirasi untuk berpartisipasi".

Yuna adalah seorang selebriti besar di Korea Selatan saat ini. “Queen Yuna” adalah julukan yang diberikan oleh publik Korea kepadanya. Dia juga ditunjuk sebagai duta untuk Tahun Kunjungi Korea 2010-2012. Yuna telah dinilai sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia pada tahun 2010 oleh Majalah TIME. Dia juga menjadi salah seorang duta besar untuk KTT G-20 2010 di Seoul bersama aktris Han Hyo Joo dan perwakilan pemain sepak bola asal Manchester United Park Ji-Sung.


Yuna telah bekerja di beberapa proyek sebagai penyanyi. Dia tercatat pernah melakukan duet dengan penyanyi K-pop Lee Seung-gi untuk berkolaborasi pada "Smile Boy", lagu tema untuk Piala Dunia Sepakbola 2010. Dia juga bernyanyi dengan band Korea Big Bang untuk single "Shouts of Reds" yang diciptakan untuk tim sepak bola Piala Dunia Korea. Yuna juga menyanyikan lagu-lagu oleh penyanyi pop Korea seperti Taeyeon dari Girls Generation, IU, Narsha dan BoA di acara televisi Kim Jung Eun's Chocolate.

Kim telah muncul di banyak iklan di Korea Selatan. Produk komersialnya untuk ponsel layar sentuh dari Samsung Electronics, yang dikenal sebagai Yuna Haptic (SPH-W7700), terjual lebih dari satu juta unit di Korea saja dalam rekor yang dicapai selama tujuh bulan. Ponsel "Yuna Haptic" dirilis pada bulan Mei 2009 dan terjual lebih dari 550 ribu unit dalam 80 hari pertama penjualannya. Selama Olimpiade Musim Dingin 2010, majalah Forbes juga menobatkan Yuna bersama dengan Snowboarder Amerika Shaun White, sebagai atlet dengan partisipasi termahal dalam Olimpiade dengan masing-masing berharga $7,5 juta untuk keikutsertaan nama mereka. Pada bulan Agustus 2010, Majalah Forbes mendaftarkan Yuna sebagai salah satu atlet wanita dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan pendapatan tahunan sebesar $9,7 juta.


Saat ini Yuna Kim menjadi duta komersial untuk smartphone bada pertama yang hadir di Korea, Samsung Wave II. Yuna menjadi model untuk mempopulerkan Wave Dance sekaligus layanan Social Hub dan SNS untuk para penggemarnya. Anda bisa melihat aksi Yuna dalam beberapa video berikut:




Dalam video digambarkan sebuah gelombang besar (big wave) yang bisa menghubungkan ratusan orang lewat kekuatan "Social Hub" yang ada di Wave II yang memudahkan penggunaan SNS. Samsung akan terus fokus pada strategi marketing silang lewat berbagai acara, seperti event "Shall We Wave".



Ini tarian Wave II ala Kim Yuna:


Penjelasan dari Kim Yuna, model untuk Samsung Wave II di Korea:


Terjemahan dari saya untuk perkataan Kim Yuna diatas:
Hai semuanya, saya adalah Kim Yuna model dari Samsung Wave II.
Saya sangat senang dan bersyukur bisa menyelesaikan musim ini dengan hasil yang lebih baik dari tahun lalu, semuanya karena kasih yang besar dan dukungan kalian.
Saya mendengar banyak orang berkumpul di sini hari ini untuk berpartisipasi dalam acara preview video Wave2Yuna,
Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada fans yang selalu bersemangat untuk saya seperti biasanya.
Proses pengambilan video Wave II adalah sesuatu dimana saya berpartisipasi di dalamnya dengan begitu menyenangkan, jadi saya rindu untuk berada di sini dan melihat dengan Anda dan semua orang, tapi sayangnya saya tidak bisa ikut karena persiapan Kejuaraan Dunia.
Tapi, saya berjanji untuk bertemu dengan performa yang lebih baik (di kejuaraan dunia).
Meskipun aku sekarang berada jauh dari kalian, tolong jangan dilupakan bahwa kalian semua adalah teman baik dan itu merupakan kekuatan yang besar bagi saya, dan berharap Anda akan menyukai video ini.
Oke, sudah siap pergi dengan saya sekarang?
Yuna, "Shall We Wave?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar