Jumat, 17 Desember 2010

Platform bada di 2011: Sangat Menjanjikan!


Banyak sekali rumor yang menyebutkan sebelumnya bahwa Samsung di tahun depan akan lebih banyak merilis smartphone dengan OS Windows Phone 7 atau Android, sementara platform milik mereka sendiri - bada - akan dinomorduakan. Bahkan ada seseorang yang mengaku sebagai kepala pemasaran Samsung di Thailand mengatakan bahwa tahun depan Samsung akan merilis 50 model  smartphone Windows Phone 7, 24 model smartphone Android dan cuma 5 model smartphone bada. Lalu bagaimana tanggapan Samsung pusat di Seoul sana?

Dalam event bada Developer Day di Korea baru-baru ini yang juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun bada yang pertama dan pengumuman pemenang bada Developer Challenge 2010, Samsung membeberkan roadmap dari platform bada di 2011. Tidak hanya itu, Samsung juga menjelaskan perubahan apa saja untuk versi bada 2.0 yang merupakan major update atau perubahan besar kearah yang lebih baik dari platform bada secara keseluruhan dari sisi software.

10 Juta Smartphone bada di Paruh Pertama 2011

Dalam event bada Developer Day di Seoul ini, Samsung dalam presentasinya memprediksikan bahwa hingga akhir tahun ini, minimal 5 juta smartphone bada akan terjual di seluruh dunia. Selain itu diperkirakan 50 juta kali aplikasi bada di Samsung Apps akan diunduh oleh pengguna semua model Samsung Wave di seluruh dunia. Sebelumnya, Samsung Wave pertama (S8500) telah terjual hampir 2 juta unit di seluruh dunia, sehingga dengan tambahan 5 seri Wave yang lain target ini akan bisa jadi akan terpenuhi.

Sedangkan untuk 2011, Samsung menargetkan 10 juta perangkat bada akan terjual selama satu semester atau 6 bulan pertama. Samsung juga menjanjikan akan ada smartphone Wave yang lebih murah lagi daripada yang sekarang, yang mungkin akan berkisar pada $100 atau 1 juta rupiah.
Jadi sebenarnya harapan Samsung sangat besar terhadap bada di tahun depan. Strategi multiplatform yang diterapkan saat ini dengan menggandeng  platform lain seperti Windows Phone 7 dengan Android hanyalah sarana untuk memenuhi keinginan pengguna smartphone pada umumnya sebagai implementasi strategi untuk menjadi vendor Smartphone terbesar di tahun depan.
Bada 2.0 di Tahun 2011

Sebelumnya santer berhembus kabar soal versi terbaru dari platform bada 2.0 yang pertama kali diungkapkan oleh Justin Hong, kreator sekaligus pimpinan bada lewat akun twitter pribadinya. Dan sejak saat itu orang-orang mulai mengira-ngira fitur baru apa yang akan disematkan di versi terbaru ini, mengingat untuk bada 2.0 akan ada “major upgrade” atau perubahan besar dibanding versi sebelumnya (bada 1.1 & bada 1.2) yang Cuma menghadirkan minor upgrade dari bada 1.0.
Lewat presentasi diatas kita dapat melihat upgrade apa yang penting. Diantaranya dari segi user interface (UI) ada fitur baru Animation effect, yang mungkin adalah jawaban untuk Live Wallpaper dari Android. Dan dengan kemudahan personalisasi dari UI bada dibanding platform modern lainnya, mungkin nantinya kita bisa membuat efek-efek sendiri yang sesuai dengan style dan kepribadian kita.

Dari segi web framework, bada 2.0 kini juga mendukung HTML5, Flash Lite 4 (versi mobile dari Adobe Flash 10, sebelumnya platform bada menggunakan Flash Lite 3, yaitu versi mobile dari Adobe Flash 9), dan juga masuknya aplikasi berbasis web dan dukungan untuk WAC. Begitu juga dengan layanan sosial, bada 2.0 akan mendukung speech recognition untuk kontrol yang lebih mudah, integrasi SNS (Social Networking Service) dari pihak ketiga (bagi Anda yang suka jejaring sosial akan ada notifikasi meskipun tidak menggunakan aplikasi bawaan ponsel), dan tentunya fitur mobile masa depan NFC (Near Field Communication) yang saat ini dibanggakan oleh Google lewat Android 2.3 Gingerbread dan juga rencananya akan hadir di Apple iPhone 5, akan menjadi fitur wajib di smartphone bada tahun depan.

Selain itu masih ada fitur penting lainnya, seperti dukungan multitasking penuh, dukungan DRM, SDK yang selama ini cuma mendukung Windows PC juga akan bisa dijalankan di Linux dan Mac OS. Dan tidak ketinggalan masuknya iklan di aplikasi bada yang menjamin semakin banyaknya aplikasi gratis untuk platform bada di tahun depan, serta masuknya sistem billing operator sebagai media pembayaran untuk aplikasi bada berbayar. Anda tidak perlu lagi kartu kredit untuk membeli aplikasi yang diinginkan, cuma potong pulsa saja.


2 komentar:

hevi mengatakan...

Semoga os bada bisa di nikmati oleh pengguna smart phone middle end,

Thanks

subhan mengatakan...

...dan bisa di upgrade untuk wave 525 a.k.a scotia q.... oh indahnya, *mimpi....dl...*

Posting Komentar