Sabtu, 08 September 2012

CEO Verizon: bada bisa menjadi pemenang jika Samsung serius


Menurut CEO Verizon Communications Lowell McAdam, Samsung Electronics bisa menjadi pemain utama jika meluncurkan sistem operasi mobile-nya sendiri di jalan besar dan menempatkan sumber daya yang substansial dibalik platform mereka sendiri. Samsung akan menjadi pemenang dalam pertempuran ekosistem smartphone dengan platform mereka sendiri, kata pimpinan dari operator terbesar di Amerika ini.

"Ada gajah yang potensial dalam ruangan dengan Samsung," kata McAdam di konferensi investor JP Morgan hari Jumat waktu setempat. Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa sebenarnya Samsung menyembunyikan potensi raksasa pada platform software buatannya.

Sementara Google Android dan Apple iOS terus mendominasi pasar, operator terus merasa cemas buat alternatif yang ketiga. Sejumlah perusahaan dan platform telah bersaing untuk menjadi yang yang terkuat di posisi ketiga. Verizon sebelumnya telah dikenal sebagai operator yang pertama kali mempopulerkan Android di dunia lewat Motorola DROID untuk bersaing dengan iPhone waktu itu.

Komentar McAdam ini memperkuat pernyataan sendiri di konferensi investor yang berlangsung pada bulan September 2011. "Para operator mulai menyatu di sekitar kebutuhan untuk ekosistem ketiga," katanya pada saat itu. Dan waktu itu McAdam juga mempertimbangkan bada sebagai salah satu platform softtware yang menurutnya berpotensi untuk menjadi yang terbesar ketiga.

Samsung adalah konglomerat besar dengan sumber daya yang lebih dari cukup untuk menghadirkan sebuah platform mobile ketiga yang kuat, kata McAdam. Perusahaan ini sudah menjadi produsen handset dan smartphone terbesar di dunia, dan satu-satunya yang memiliki merek dan pengaruh yang bisa menyaingi Apple secara langsung.

Samsung telah memiliki sistem operasi sendiri, bada, yang menempatkan dalam smartphone yang dijual di beberapa negara tertentu dari seluruh dunia. Eksekutif mereka sendiri telah mengakui bahwa perlu untuk menjauh dari ketergantungan pada sistem operasi perusahaan lain. Selain bada, Samsung juga mengembangkan OS lain bernama TIZEN bersama Linux Foundation dan Intel yang lebih bersifat open source.

Samsung bisa melakukannya dengan baik dengan menempatkan sumber daya di belakang sistem operasi mereka, kata McAdam, sambil menyebut Samsung sebagai "kuda hitam" yang potensial dalam industri nirkabel. McAdam juga menambahkan bahwa kekalahan terakhir di ruang sidang bisa memacu Samsung untuk lebih serius untuk menata sistem operasi mobile mandiri yang kuat.

Dengan demikian, Samsung dapat mengontrol software dan hardware, sesuatu yang hanya Apple dan Research in Motion (RIM) yang bisa lakukan dengan tingkat keberhasilan yang berbeda secara dramatis. Dan operator dunia masih menunggu kemunculan ekosistem ketiga dari Samsung.

Via cnet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar