Sabtu, 11 Desember 2010

Super AMOLED generasi berikutnya akan lebih hemat daya dan anti pecah


Dalam pidato inti di acara SID (Society of Information Display) 2010, Sang Soo Kim, Wakil Presiden Samsung Mobile Display (SMD) memaparkan tentang keunggulan dari AMOLED sebagai layar masa depan dan rencana bisnis AMOLED dari SMD. SMD bertujuan untuk membuat penerus dari layar Super AMOLED dengan meningkatkan efisiensi dari 20cd/A disaat ini ke 40cd/A dalam waktu dekat, masa pakai dari 50.000 jam menjadi 100.000 jam, dan tingkat konsumsi daya dari 62W menjadi kurang dari 30W. Dia juga menambahkan bahwa SMD akan menerapkan metode advanced color pattern dalam proses manufaktur guna mengatasi batasan untuk ukuran yang besar dari metode FMM saat ini dan juga metode film tipis, bukan metode kaca enkapsulasi dasar yang digunakan saat ini, dan di masa depan mereka juga akan menerapkan Oksida substrat untuk pengembangan dan produksi massal. Berikut ini adalah informasi lebih lanjut dari Super AMOLED generasi kedua:


 Seperti telah diketahui, SMD sudah menginvestasikan dana sekitar $2,2 milyar untuk memesan peralatan generasi 5.5 dan pengerjaan akan dimulai pada akhir tahun 2010 untuk produksi massal pada tahun 2011. Pada tahun 2012, kapasitas produksi akan ditingkatkan sampai dengan 70 ribu kaca/bulan dalam perencanaan. Dengan meningkatkan ukuran substrat dari generasi 4 saat ini ke generasi 5.5, jumlah panel ukuran yang sama yang dihasilkan dari satu substrat juga akan meningkat dan ini akan membawa efisiensi produksi yang lebih besar. Tabel di bawah menunjukkan jumlah produksi panel untuk setiap ukuran di generasi 4 dan generasi 5.5.

SMD juga akan mengembangkan layar AMOLED yang tidak bisa dipecahkan, berharga, inovatif dan aman. Samsung ingin mencapai tujuan ini dengan beralih ke panel plastik AMOLED dalam universal board mereka. Samsung akan memproduksi panel jenis ini dalam waktu dua tahun kedepan.

 SMD berencana untuk menempatkan TFT (thin film transistor) pada panel plastik dan mengganti perlindungan lembaran vinyl yang ada saat ini dengan film PI (polimida) untuk menghindari residu pada emisi cahaya.

Seorang pakar dalam industri ini mengatakan, "pengembangan teknologi yang dilakukan oleh SMD akan maju dengan kecepatan yang lebih cepat dari yang diharapkan, dimana hal ini merupakan proyek yang lebih mendesak bagi mereka untuk memperoleh daya saing dengan harga yang stabil untuk produksi massa untuk tahun 2012." Dia juga menambahkan, "meningkatnya permintaan panel AMOLED dari plastik yang tipis dan ringan oleh pasar ponsel juga merupakan faktor penting untuk dipantau."

SMD telah menunjukkan antisipasi mereka dan kepercayaan diri yang kuat untuk bisnis AMOLED dengan mengatakan bahwa pada tahun 2015, produksi untuk panel AMOLED Mobile akan meningkat dengan cepat dan juga AMOLED akan menjadi mainstream di pasar Monitor dan TV premium. Tapi yang jelas smartphone bada mulai pertengahan tahun depan akan memakai layar jenis ini. Sampai waktu itu tiba Samsung S8500 Wave tetap akan menjadi salah satu ponsel tercanggih di dunia.

Dalam video berikut Samsung menunjukkan layar AMOLED yang tidak bisa dihancurkan:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar