Kamis, 30 Desember 2010

Samsung Berencana Untuk Menjadi Vendor Handset No.1, Menggeser Nokia dalam 3 Tahun


Samsung Electronics berencana untuk meningkatkan produksi ponsel di China dan Vietnam tahun depan. Raksasa elektronik ini sangat optimis menghadapi tahun 2011 mendatang, dan khususnya di dua pasar negara berkembang tersebut dengan mengutip adanya permintaan yang tinggi untuk smartphone dan tablet PC di negara-negara tersebut.

Mengacu pada kenaikan penjualan smartphone Samsung Galaxy S yang terus berlanjut, begitu juga dengan Galaxy Tab serta didukung oleh seri Wave yang terus naik secara perlahan namun pasti, Samsung berencana untuk lebih intensif lagi mengembangkan smartphone dan produk premium lainnya yang akan mewakili lebih dari separuh untuk semua target produksi.

“Samsung telah melebihi saingan terbesarnya di luar negeri seperti Nokia sebagai pemimpin sektor handset secara umum setelah melihat peningkatan yang stabil dalam mengambil bagian di segmen smartphone,kata salah seorang eksekutif Samsung dalam sebuah wawancara telepon dengan The Korea Times, Selasa kemarin.

Salah seorang top eksekutif dari samsung yang terlibat langsung dalam masalah ini mengatakan bahwa tiga lini produksi Samsung di Cina - Huizhou, Tianjin dan Shenzhen - akan mencapai 60 persen dari total produksi, sedangkan untuk Vietnam diperkirakan akan mengambil 15 persen pada tahun 2011. Sementara fasilitas di Brazil dan India masing-masing juga akan mencapai 6 persen dan 5 persen.

Dia juga mengatakan kalau lini produksi Samsung di Gumi, Korea, akan ditetapkan sebesar 14 persen, dan terutama akan berfokus pada produk high-end yang lebih rumit pengerjaannya.

Seorang juru bicara Samsung Electronics Shin Young-Juni sendiri menolak untuk mengkonfirmasi hal ini.

Ketergantungan yang besar dari Samsung pada dua negara di luar negeri tersebut datang setelah mereka merevisi rencananya untuk meningkatkan pengiriman handset oleh sebesar 20 persen tahun depan menjadi 325 juta unit.

Sumber resmi mengatakan kalau Samsung bertujuan untuk melebihi Nokia dalam tiga tahun ke depan dan 12 bulan ke depan ini akan sangat penting untuk mencapai tujuan besar itu.

Hingga akhir kuartal ketiga 2010 kemarin, Samsung berhasil menjual 199,5 juta unit ponsel. Para analis dan sumber resmi dari Samsung memperkirakan pada kuartal keempat nanti akan terjual 71 juta unit ponsel lagi.

“Dengan tetap mengandalkan kelebihan pada chip memori dan LCD, Samsung akan bisa terus maju,kata eksekutif yang lain.

Dalam pertarungan dengan Nokia, salah satu keunggulan Samsung adalah banyaknya divisi yang akan siap mendukung dari grup Samsung sendiri, dan fakta bahwa Samsung dapat memproduksi sendiri hampir semua komponen penting dari perangkat mobile seperti layar, prosesor, kamera dan chip memori, sehingga mereka bisa mengendalikan biaya dan waktu ketersediaan tiap komponen yang membuatnya lebih efisien dalam proses produksi secara keseluruhan daripada pesaingnya yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar