Rabu, 08 Mei 2013

Kejar keuntungan, Cheil Industries mengalihkan bisnis fashion ke komponen elektronik


Cheil Industries, salah satu perusahaan afiliasi dari Samsung Group, berniat untuk merekrut ahli-ahli dalam komponen elektronik dalam rangka untuk mengambil pasar material AM-OLED dan menjadi ujung tombak dalam bisnis komponen elektronik, sebuah pelebaran bsisnis yang saat ini sedang digalakkan oleh Samsung Group. Akibatnya, Cheil Industries berencana untuk menutup salah satu merek pakaian kasual mereka sebagai bagian dari upaya untuk merestrukturisasi bisnis fashion dan meningkatkan efisiensi manajemen di bawah CEO baru perusahaan.

Menurut orang dalam industri di Korea, Cheil Industries telah mempekerjakan Dr Kim Bong-ok, yang baru-baru mengepalai divisi komponen OLED dari Dow Chemical Korea. Dr Kim, yang pernah bekerja untuk Gracel Display, Inc (pengembang terkemuka dan produsen komponen OLED), dianggap sebagai salah satu pakar komponen paling terkemuka di Korea. Didirikan pada tahun 2000, Gracel Display telah diakuisisi oleh Rohm & Haas Company pada tahun 2008 dan kemudian Rohm & Haas Company diserap oleh Dow Chemical pada tahun 2009.

Cheil Industries juga tertarik untuk memimpin dalam memajukan bisnis komponen elektronik dalam Samsung Group. Cheil Industries diharapkan untuk memimpin sebuah pusat penelitian komponen elektronik, yang dijadwalkan akan dibuka pada bulan September mendatang. Samsung Group juga berusaha membantu Cheil Industries dengan memindahkan para ahli dari Samsung Electronics ke Cheil Industries.

Salah satu pejabat Cheil mengatakan bahwa perusahaan mereka saat ini dalam proses menyelaraskan portofolio bisnis. Untuk itu Cheil sedang mempertimbangkan restrukturisasi beberapa merek pakaian kasual, seperti FUBU. "Manajemen puncak kami belum memiliki keputusan akhir namun akan segera diumumkan," katanya.

Sumber di industri fashion Korea memprediksi Cheil Industries akan menutup FUBU, salah satu bisnis pakaian pria yang telah mereka kelola selama 14 tahun. Cheil Industries mulai menjual pakaian sejak 1989 dan merek FUBU yang terkenal di kalangan remaja Korea sejak tahun 1999. Sebanyak 48 gerai resmi di Korea termasuk 34 department store terkemuka saat ini telah menjual label FUBU. Cheil Industries memiliki diversifikasi portofolio bisnis ke dalam pakaian kasual, pakaian wanita dan olahraga. Bean Pole, Galaxy dan Rogatis adalah merek pakaian yang juga selama ini telah mewakili perusahaan.

Namun FUBU bukan satu-satunya label yang diperkirakan akan menghilang dari pasar. Menurut berbagai sumber, manajemen puncak juga mempertimbangkan menutup beberapa merek pakaian wanita. Produksi merek pakaian lain yang dikelola oleh anak perusahaan di China juga akan dihentikan. "Tapi tidak akan ada PHK besar-besaran karena perusahaan akan mentransfer karyawan yang terkena dampak untuk divisi bisnis lainnya," kata pejabat Cheil lainnya yang menolak menyebutkan namanya.

Penataan kembali bisnis ini datang setelah Yoon Ju-hwa, seorang mantan kepala keuangan di Samsung Electronics, dipindahkan menjadi presiden Cheil Industries selama reshuffle manajemen Samsung tahun lalu. "Di bawah CEO baru, divisi komponen kimia dan bahan elektronik akan menerima lebih banyak perhatian," kata pejabat itu, sambil menambahkan kalau Cheil Industries akan merampingkan bisnis fashion mereka.

Cheil baru-baru ini mulai memproduksi komponen kunci untuk digunakan dalam panel layar OLED yang sejalan dengan penjualan besar perangkat mobile dengan layar AMOLED dari Samsung Electronics. Divisi komponen elektronik dari Cheil Industries telah menyumbang 26,1 persen dari total pendapatan tahun lalu, sementara bagian dari divisi komponen kimia menyumbang 44,4 persen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar